You are here > Home Renungan Bukan Hanya Menghibur
Wed 08 Sep 2010
Headlines Previous Play Pause Next
08/09/10:  Rancangan Besar
06/09/10:  Deadline
03/09/10:  Kupang Baumata
02/09/10:  Menyapa Zakheus
Bukan Hanya Menghibur PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Arie Saptaji   
Rabu, 28 Juli 2010 08:01

Bacaan hari ini:  2 Tawarikh 6:12-17

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 46-48; Kisah Para Rasul 28

Ayat mas hari ini: karena Salomo telah membuat sebuah mimbar tembaga yang panjangnya lima hasta, lebarnya lima hasta dan tingginya tiga hasta, yang ditaruhnya di halaman--;ia berdiri di atasnya lalu berlutut di hadapan segenap jemaah Israel dan menadahkan tangannya ke langit, 2 Tawarikh 6:13


Setelah menyimak oratorium Messiah, seseorang mendatangi George Frideric Handel, komposer musik panjang tersebut. Ia memuji dan menyatakan betapa para penonton sangat terhibur oleh karya itu. Oratorium memang mirip dengan musik opera, hanya saja tanpa drama dan pembabakan, dan mengandung unsur hiburan yang kuat. Namun, dalam karya yang memotret sosok Kristus ini, Handel memiliki tujuan yang berbeda. Hiburan hanyalah tujuan samping. Maka, ia menanggapi orang itu dengan berkata, “Saya sungguh prihatin kalau ternyata hanya berhasil menghibur mereka—saya berharap membuat mereka menjadi lebih baik.” Lebih dari sekadar menggubah mahakarya, ia ingin memperkenalkan dan memasyhurkan Mesiasnya.

Salomo membangun Bait Allah yang megah. Perlu tujuh tahun untuk mendirikannya, dengan materi dari kayu berkualitas terbaik yang dilapisi emas. Sebuah karya arsitektur yang tiada bandingannya. Ketika meresmikannya, bisa saja ia membusungkan dada atas pencapaian agung tersebut. Namun, ia memilih untuk berlutut menyembah Allah, menunjukkan kasih dan penghormatannya yang mendalam. Ia mengakui bahwa Allah-lah Raja yang sesungguhnya, pemegang wewenang dan kekuasaan tertinggi. Dengan teladannya, ia menggugah segenap bangsanya untuk turut menyembah Allah.

Begitu juga tujuan kita berkarya. Bukan sekadar untuk mengundang decak kagum dunia, membusungkan dada, mengejar hobi, atau memuaskan kesenangan pribadi, melainkan untuk memuliakan Allah. Sebuah karya yang tampaknya sepele sekalipun akan menjadi besar jika dapat menggugah orang untuk memuliakan Dia.

KARYA DAN TINDAKAN KITA MENJADI BERARTI

KETIKA DIPERSEMBAHKAN BAGI KEMULIAAN YANG MAHATINGGI

sumber: renunganharian.net

 

Meja Redaksi

redaksiShalom, sahabat-sahabat eKasih

Puji Tuhan, sesuai dengan rencana maka mulai tanggal 5 Mei 2009 ini eKasih tampil dengan wajah yang lebih segar. Kami tahu bahwa ini masih perlu penambahan penambahan yang lebih baik lagi. Untuk itu setiap hari kami akan terus memperbaiki isi dari eKasih sehingga benar-benar dapat berguna dan menjadi berkat buat kita semua.

Sahabat yang rindu membantu pelayanan ini dapat mengirimkan bantuan ke rekening ekasih a/n Khristianto, no rek BCA 2671462001, bantuan berupa barang yang ingin disalurkan untuk memberkati banyak orang dapat dikirim ke alamat kami di Jl. Bengkulu Kav 434/M Cinere, Limo - Depok 12415.

 

Doa dan Konseling Online

My Yahoo Status
هيولای تبليغات

Ulti Clocks content
My Google Page Rank

GTranslate

Arabic Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Dutch French German Hebrew Indonesian Italian Japanese Korean Malay Portuguese Russian Spanish