You are here > Home Renungan Air Susu Dibalas Air Tuba
Thu 09 Sep 2010
Headlines Previous Play Pause Next
Air Susu Dibalas Air Tuba PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Eddy Nugroho   
Selasa, 27 Juli 2010 04:59

Bacaan hari ini:  Yehezkiel 16:1-22

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 43-45; Kisah Para Rasul 27:27-44
Ayat mas hari ini: Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu. Yehezkiel 16:22

Peribahasa “air susu dibalas air tuba” tentu sudah kerap kita dengar, dan kita merasa tak mungkin membalas kebaikan seseorang dengan kejahatan. Akan tetapi, sadarkah kita bahwa orang percaya yang berbuat dosa, juga dapat disebut tidak tahu diri dan tidak tahu berterima kasih? Seperti perbuatan-perbuatan keji bangsa Israel, yang dipaparkan dalam bacaan kita sebagai sikap tidak tahu membalas budi Tuhan. Yerusalem membalas kebaikan Tuhan dengan perbuatan-perbuatan yang menyakiti hati-Nya.

Yerusalem adalah ibarat bayi yang dibuang orangtuanya. Dengan belas kasih, Tuhan memelihara dan membesarkannya (ayat 6,7). Bahkan, sebagai wujud kasih yang dalam, Tuhan “memperistri” Yerusalem (ayat 8-13). Inilah gambaran perjanjian anugerah Tuhan kepada Israel. Namun, apa balasan Yerusalem? Segala kebaikan dan tanda kasih Tuhan “dihambur-hamburkan untuk para kekasihnya”, yaitu dengan menyembah segala berhala sesembahan bangsa kafir (ayat 15). Padahal seharusnya Israel menyembah Tuhan saja.

Jangan berpikir bahwa ini hanya realitas yang terjadi pada zaman dulu. Gereja—persekutuan orang percaya—saat ini juga kerap bertingkah seperti istri yang tidak setia. Yakni ketika ia membiarkan pola hidup duniawi merasuk dan merusak jemaatnya. Ketika jemaat Tuhan hidup demi kesenangannya sendiri, bukan menyenangkan Tuhan. Sebagai manusia baru yang telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus, selayaknya kita menjauhi dosa, serta melayani Tuhan dan sesama dengan penuh kasih. Dengan demikian kita tak membalas kasih-Nya dengan “air tuba”, tetapi juga dengan sesuatu yang menyukakan-Nya.


BETAPA SENANGNYA TUHAN APABILA ANAK-ANAK-NYA

HIDUP SEPERTI DIA, MENGASIHI-NYA, DAN SELALU BERSAMA-NYA

sumber:renunganharian.net

 

Meja Redaksi

redaksiShalom, sahabat-sahabat eKasih

Puji Tuhan, sesuai dengan rencana maka mulai tanggal 5 Mei 2009 ini eKasih tampil dengan wajah yang lebih segar. Kami tahu bahwa ini masih perlu penambahan penambahan yang lebih baik lagi. Untuk itu setiap hari kami akan terus memperbaiki isi dari eKasih sehingga benar-benar dapat berguna dan menjadi berkat buat kita semua.

Sahabat yang rindu membantu pelayanan ini dapat mengirimkan bantuan ke rekening ekasih a/n Khristianto, no rek BCA 2671462001, bantuan berupa barang yang ingin disalurkan untuk memberkati banyak orang dapat dikirim ke alamat kami di Jl. Bengkulu Kav 434/M Cinere, Limo - Depok 12415.

 

Doa dan Konseling Online

My Yahoo Status
هيولای تبليغات

Ulti Clocks content
My Google Page Rank

GTranslate

Arabic Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Dutch French German Hebrew Indonesian Italian Japanese Korean Malay Portuguese Russian Spanish