You are here >
Sat
31
Jul 2010
30/07/10:
Buah Ketekunan
30/07/10:
Langit
29/07/10:
Ketenangan Sejati
28/07/10:
Bukan Hanya Menghibur
26/07/10:
Air Susu Dibalas Air Tuba
| JAGALAH KOLESTEROL ANDA ! |
|
|
|
| Ditulis oleh Khrist |
| Kamis, 05 Februari 2009 23:49 |
Angka kematian yang disebabkan oleh serangan jantung di Indonesia kini telah mencapai 26-30%. Bahkan untuk kota besar seperti Jakarta, angka kematiannya bisa mencapai 42,9%. Tak hanya itu, terungkap bahwa sebagian besar dari penduduk Indonesia juga terindikasi menderita penyakit risiko tinggi lainnya seperti serangan jantung, stroke, diabetes melitus dan hipertensi. Bisa dibayangkan bagaimana jika kondisi ini tidak segera diatasi?
Mencegah terbukti lebih baik, menurut Dr Antonia A.Lukito, Sp.JP-FIHA, selama ini banyak sekali pasien yang pertama kali memeriksakan diri ke dokter sudah dalam kondisi dengan serangan jantung. Padahal, pada kondisi seperti ini upaya pemulihan bisa menjadi lebih sulit."Jika kondisinya seperti ini biasanya yang utama kita lakukan adalah menghilangkan gejala dengan mencegah serangan berulang," ujar Dr. Antonia. Itu sebabnya, sebelum serangan jantung datang menyerang, disarankan untuk mengendalikan kadar kolesterol sejak dini. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecekan kadar kolesterol secara rutin dan mengendalikan faktor resiko yaitu dengan melakukan Diet, Exercise and Compliance (meliputi pola makan yang sehat, olahraga teratur, rajin memeriksakan diri ke laboratorium dan rutin meminum tambahan suplemen herbal alami yang dianjurkan untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam darah secara alami). Apakah KOLESTEROL itu ? Kolesterol itu adalah sebagai berikut:
Karena kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan : 1. Penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang dapat menimbulkan serangan jantung. 2. Penyumbatan pada pembuluh darah otak yang dapat menimbulkan serangan stroke. Apakah trigliserida yang tinggi merupakan masalah ? Kadar trigliserida yang tinggi akan memperburuk risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan otak, jika bersamaan dengan didapatkan kadar kolesterol LDL yang tinggi dan kadar kolesterol HDL yang rendah. Bagaimana agar kita dapat memantau kadar kolesterol ? Satu-satunya cara memantau kadar kolesterol dan lemak darah adalah dengan melakukan pemeriksaan contoh darah dengan alat ukur tingkat kolesterol dalam darah. Pemeriksaan dapat dilakukan dua cara: • Pemeriksaan instan dapat dilakukan setiap saat. • Pemeriksaan detil dilakukan setelah melakukan puasa selama satu malam atau 10-12 jam. Berapakah kadar kolesterol darah yang normal ? • Kolesterol total < 200 mg/dl • Kolesterol HDL 35 – 65 mg/dl • Kolesterol LDL < 150 mg/dl • Trigliserida < 200 mg/dl • Ratio kolesterol total : kolesterol HDL < 5 Apa yang menyebabkan KOLESTEROL meningkat di dalam darah ? 1. Faktor genetik Tubuh terlalu banyak memproduksi kolesterol. Seperti kita ketahui 80 % dari kolesterol di dalam darah diproduksi oleh tubuh sendiri. Ada sebagian orang yang memproduksi kolesterol lebih banyak dibandingkan yang lain. Ini disebabkan karena faktor keturunan. Pada orang ini meskipun hanya sedikit saja mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol atau lemak jenuh, tetapi tubuh tetap saja memproduksi kolesterol lebih banyak. 2. Faktor makanan Dari beberapa faktor makanan, asupan lemak merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Lemak merupakan bahan makanan yang sangat penting, bila kita tidak makan lemak yang cukup maka tenaga kita akan berkurang, tetapi bila kita makan lemak yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah. Seperti diketahui lemak dalam makanan dapat berasal dari daging-dagingan, tetapi di Indonesia sumber asupan jenis lemak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : • Lemak jenuh berasal dari daging dan minyak kelapa. • Lemak tidak jenuh terdiri dari : asam lemak omega 3, asam lemak omega 6 dan asam lemak omega 9. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa :
Bagaimana menjaga agar kadar kolesterol darah tetap normal ? 1. Mengkonsumsi makanan seimbang sesuai dengan kebutuhan : • Makanan seimbang adalah makanan yang terdiri dari : - 60 % kalori berasal dari karbohidrat - 15 % kalori berasal dari protein - 25 % kalori berasal dari lemak, kalori dari lemak jenuh tidak boleh lebih dari 10 % • Kelebihan kalori dapat diakibatkan dari asupan yang berlebih (makan banyak) atau penggunaan energi yang sedikit (kurang aktivitas). • Kelebihan kalori terutama yang berasal dari karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida. - Contoh makanan yang mengandung karbohidrat tinggi yaitu nasi, kue, snack, mie, roti dsb. - Contoh makanan yang mengandung protein hewani tinggi yaitu daging, ikan, udang, putih telur. - Contoh makanan yang mengandung protein nabati tinggi yaitu tahu, tempe, kacang-kacangan. 2. Menurunkan asupan lemak jenuh.
3. Menjaga agar asupan lemak jenuh tetap baik secara kuantitas maupun kualitas.
4. Menurunkan asupan kolesterol Kolesterol terutama banyak ditemukan pada lemak dari hewan, jeroan, kuning telur, serta “seafood” (kecuali ikan). 5. Mengkonsumsi lebih banyak serat dalam menu makanan sehari-hari.
7. Melakukan aktifitas fisik dengan teratur.
8. Mengkonsumsi suplemen dan vitamin yang mendukung seperti:
Sumber : dr. Fiastuti Witjaksono, dll. |
| Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 06 Februari 2009 00:05 |
Meja Redaksi
Shalom, sahabat-sahabat eKasih
Puji Tuhan, sesuai dengan rencana maka mulai tanggal 5 Mei 2009 ini eKasih tampil dengan wajah yang lebih segar. Kami tahu bahwa ini masih perlu penambahan penambahan yang lebih baik lagi. Untuk itu setiap hari kami akan terus memperbaiki isi dari eKasih sehingga benar-benar dapat berguna dan menjadi berkat buat kita semua.
Sahabat yang rindu membantu pelayanan ini dapat mengirimkan bantuan ke rekening ekasih a/n Khristianto, no rek BCA 2671462001, bantuan berupa barang yang ingin disalurkan untuk memberkati banyak orang dapat dikirim ke alamat kami di Jl. Bengkulu Kav 434/M Cinere, Limo - Depok 12415.




































